Ramuan Herbal untuk Pancaroba


Ramuan Herbal untuk Pancaroba

Makanan
Haluskan buah Maja ditambah Pace/ Mengkudu, Umbi Rumput Teki Diblender halus Tambahkan sedikit gula dan Ragi ( Tape )  untuk mempercepat Fermentasi biarkan 4 Hari,  ramuan siap digunakan. buat ramuan ini untuk antisipasi pada musim pancaroba
Pencegahan Lebih baik dari mengobati.  Hati hati dalam memasukkan ayam ke kandang Anda dari luar, jangan jangan ayam tersebut membawa penyakit  dari luar
Berikan lewat oral / mulut bisa disuapkan melalui spet ( suntikan ) yang diganti jarumnya dengan selang kecil halus ( selang infus ) untuk memasukkan Herbal yang terbuat dari buah Maja yang telah difermentasi , Anda dapat membelinya di Poultry.

Minuman
Untuk minum buatlah larutan secukupnya yang terbuat dari, untuk 5liter air masukan seukuran 3 jempol jahe dan kunyit, dan tambahkan gula merah dan madu secukupnya. berikan pada tempat ayam minum. selama Musim Pancaroba...

Sejarah Ayam Pelung


Sejarah

AYAM pelung merupakan ayam lokal yang memiliki suara kokok merdu, selain ayam bekisar dan ayam kokok balenggek. Suara kokoknya sangat khas, mengalun panjang, besar, dan mendayu-dayu. Durasi kokok ayam pelung cukup panjang, dapat mencapai waktu 10 detik bahkan lebih. Itulah sebabnya ayam pelung dapat dikelompokkan dalam ayam berkokok panjang (long crow fowl)

Fenomena Penilaian Ayam Pelung


Suara Ayam Pelung Bikin "Muringkak Bulu Punduk"

KOKOK ayam pelung jantan masih dianggap
misteri oleh sebagian pengagumnya. Pesan apa
yang disampaikan lewat kokok itu belum bisa
dimengerti. Ada yang menafsirkan ayam pelung
yang terus-menerus berkokok, pertanda sedang
berbunga-bunga melihat nasib baik pemiliknya.
Namun, ada pula yang menafsirkan, kokok pelung
sebagai ajakan mengenang sejenak tentang diri, alam dan sang
Penciptanya.

Boleh-boleh saja orang memberikan penafsiran terhadap apa saja
yang terjadi, termasuk kokok ayam, bahkan suara tokek. Namun,
tak ada jaminan kebenaran penafsiran itu, karena semua
berdasarkan perkiraan atau dugaan.

Teory Population Genetics




Menurut teory genetika: gen itu tidak bersifat kekal, gen akan mengalami perubahan secara pelan atau cepat (adaptasi). Akan terseleksi oleh ; alam/iklim, lingkungan, tanah, pakan, penyakit, dan cara pemeliharaan... Dan yg paling fatal adalah kesalahan para pendahulu yg menjual ayam jantan terbaik, dan tidak mengawinkan ayam terbaik tersebut dengan alasan takut suaranya berubah, ini yg paling besar menguras potensi genetik, sehingga kwalitas ayam selanjutnya menurun...
Mengapa kami mengadopsi Teory Population Genetics by: Steven Van Breemen